Jumat, 09 Agustus 2013

Di pilihnya 17 Agustus

Sepenggalan sejarah yang saya kutip dari buku biografi singkat Soekarno.
Kita patut berbangga karena penetapan tanggal 17 Agustus, bukanlah sembarang penetapan oleh Bapak Bangsa.

image by google

Di pilihnya tanggal 17 Agustus 1945 yang bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan, bulan suci bagi kaum muslim. Mengapa justru diambil tanggal 17, mengapa tidak sekarang saja, atau tanggal 16?" tanya Sukarni.

"Saya seorang yang percaya pada mistik. Saya tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa tanggal 17 lebih memberi harapan padaku. Akan tetapi, saya merasakan di dalam kalbuku, bahwa itu adalah saat yang baik.
 
Angka 17 adalah angka suci. Pertama-tama kita sedang berada dalam bulan suci Ramadhan, waktu kita semua berpuasa, ini berarti saat yang paling suci bagi kita. Tanggal 17 besok hari Jumat, dan hari Jumat itu Jumat legi, Jumat yang berbahagia, Jumat suci. Al-Quran diturunkan tanggal 17, orang Islam sembahyang 17 rakaat, oleh karena itu, kesucian angka 17 bukanlah buatan manusia.(dalam biografi singkat Soekarno).

Proklamasi hanya diucapkan satu kali dan berlaku untuk selama-lamanya, Soekarno menjelaskan. Saat itu belum ada rol film sehingga dari seluruh peristiwa bersejarah itu, dokumentasinya hanya ada tiga, yakni sewaktu Soekarno membacakan teks proklamasi, pada saat pengibaran bendera, dan sebagian foto hadirin yang menyaksikan peristiwa itu.
 
Peristiwa besar bersejarah yang telah mengubah jalan sejarah bangsa Indonesia yang berlangsung hanya satu jam, namun khidmat. Sekalipun sangat sederhana, namun peristiwa itu telah membawa perubahan yang luar biasa dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
 
................................ 17-8-1945 ................................

Kemerdekaan Indonesia, dua (2) hari setelah Jepang Merdeka, tepatnya Tanggal 15-Agustus 1945 dan Indonesia Tanggal 17 Agustus 1945.
 
Peringatan 17 Agustus di Indonesia selalu dimeriahkan berbagai festival budaya, baik karnaval dan aneka perlombaan. Panjat pinang salah satunya yang unik di sorot oleh luar negeri. Yang terutama sudah tentu Upacara Bendera dan Pengibaran Merah-Putih selama satu (1) minggu, dan sebagai hari Libur Nasional.
 
Namun tidaklah sama, Negeri Jepang tidak memprioritaskan Hari Kemerdekaan, tetapi sebaliknya. Peringatan dan upacara peristiwa Atomik Bom di Hiroshima pada tanggal 06 Agustus 1945 setiap tahunnya. Dan peristiwa Atomik Bom di Nagasaki pada tanggal 09 Agustus 1945. Tidak pula libur Indepedence Day.
 
Dirgahayu Indonesia ke 68 !

2 komentar:

  1. HIDUPLAH INDONESIA RAYA MERDEKA DAN SALAM KENAL SAHABAT

    BalasHapus
  2. Salam kenal kembali sahabat di Tanah Air. Merdeka!

    BalasHapus